Bandara Internasional Dhoho Kediri Akan Buka Lima Rute Penerbangan Ini Sebagai Awal Operasional

News

Rencana pengoperasioan Bandara Internasional Dhoho Kediri terus mundur dari jadwal awal yang ditetapkan. Hingga kini, berdasarkan keputusan terbaru, soft opening yang dijadwalkan pada Jumat (15/12) harus kembali batal dimana sebelumnya dijadwalkan pada Selasa (12/12).

Namun sebagai gantinya, peresmian Bandara Internasional Dhoho akan dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi pada Januari mendatang. Terkait hal tersebut, segala persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho pun terus dimatangkan.

Termasuk salah satunya adalah rute penerbangan yang akan menjadi bagian operasional di Bandara Kediri tersebut.

Dilansir Radar Kediri (Jawapos Grup), Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan, sebagai awal operasional, Bandara Dhoho akan melayani lima rute penerbangan domestik.

Kelima rute tersebut adalah Kediri-Jakarta, Kediri-Denpasar, Kediri-Banjarmasin, Kediri-Balikpapan, dan Kediri-Batam.

Sementara, sebagai bandara internasional, Bandara Dhoho akan melayani penerbangan ke luar negeri pada beberapa tahun kedepan.

“Untuk penerbangan ke luar negeri, kemungkinan baru beberapa tahun kemudian,” ucap Dhito.

Diketahui sebelumnya, baik pihak Pemkab Kediri dan PT Surya Dhoho Investama menargetkan operasional Bandara Internasional Dhoho bisa menjadi bagian dari momentum Natal dan tahun baru (Nataru).

Namun melihat perkembangan yang terjadi, hal tersebut diperkirakan urung diwujudkan.

Dhito menyebut penerbangan secara reguler baru dilaksanakan menjelang akhir tahun 2023 yakni pada Jumat (29/12/2023).

“Regularly operasional baru 29 Desember,” ungkapnya.

Sementara berdasarkan keterangan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri, Sukadi, hingga kini pemrakarsa masih menunggu hasil dari rangkaian kalibrasi yang dilakukan Kemenhub.

Sukadi optimis, hasil kalibrasi akan keluar minggu ini, sehingga pihaknya danPT SDhl dapat menindaklanjuti sejumlah rekomendasi Kemenhub sebelum mendapatkan sertifikat sementara bandar udara.

Meski demikian, Kesra Pemkab Kediri itu juga tidak menampik kemungkinan pengecekan ulang dari Kemenhub terkait tindak lanjut yang dilakukan menanggapi rekomendasi dari hasil kalibrasi awal.

“Masih ada kemungkinan akan ada kalibrasi lagi,” jelas Sukadi.

Sukadi juga menyebut, Pemkab Kediri akan segera lakukan rapat dengan pemrakarsa dan PT Angkasa Pura 1 untuk membahas kesiapan Bandara Dhoho.

Salah satunya adalah rencana rute penerbangan dan maskapai yang akan beroperasi di Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Setidaknya, hingga kini terdapat lima maskapai dan lima rute yang akan beroperasi di bandara Kediri.